Skip to content

Menkop Ajak Notaris dan Perguruan Tinggi Dukung Pengembangan UKM Menuju Transformasi Digital

Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI

(Bandung – Notarynews) Menteri Koperasi dan UKM RI menyebut perguruan tinggi berperan penting dalam menghadirkan inovasi bagi UKM untuk mendukung proses digitalisasi serta peluang usahanya di era transformasi digital. Dan peran penting Notaris juga tak kalah penting karena menjadi tahap awal bagi UKM untuk memiliki legitimasi hukum agar bisa sejajar dengan badan hukum lain.

Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI
Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI

Ditegaskan Menteri Koperasi dan UKM ini bahwa Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia memberikan pukulan telak bagi semua pihak, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Untuk itu, Saya mengajak perguruan tinggi dan juga Notaris untuk mendukung upaya pemerintah mendorng UKM bisa beradaptasi dan bertransformasi menuju era digital,” ujar Teten Masduki dihadapan 450 peserta webinar yang mengikuti ikuti kegiatan Sharing Vision bertajuk “Pengembangan UKM dan Peran Notaris Di Era Transformasi Digital” yang menghadirkan pembicara tunggal Menteri Koperasi dan Usaha kecil Menengah, Drs. Tetan Masduki. Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni Notariat Universitas Padjdjaran bekerjasama dengan (Ikano Unpad) yang dipandu oleh moderator Herdimansyah Chaidirsyah, SH

Herdimansyah Chaidirsyah, SH (moderator)
Herdimansyah Chaidirsyah, SH (moderator)

Hadir pada acara ini Rektor Universitas Padjdjaran Bandung, Prof Dr. Rina Indriastuti, SE., M.SIE, Guru Besar Fakultas Hukum Unpad, Prof. Dr. Ahmad ramli, SH, MH, FCB. Arb, Dekan Fakultas Hukum Unpad, Dr. Idris, S.H, MA, Ketua Dewan Penasehat Ikano Unpad, Badar Baraba, SH, MH, Ketua Umum Ikano Unpad, Dr. Ranti Fauza Mayana, SH, Kepala Pusat Studi Cyber law dan Transformasi Digital Unpad, Dr. Tasya Syafiranita ,SH, MH dan beberapa tamu undangan lain yang hadir di Cisral Graha Soeria Atmaja di Jalan Dipatiukur No 46 Bandung.

Teten Masduki menambahkan sangat mengapresiasi Ikano Unpad dan Pusat Study Cyber Law dan Transformasi Digital Unpad, yang menggelar sharing vision yang mengangkat tema “Pengembangan UKM dan Peran Notaris Di Era Transformasi Digital”. Dia mengharapkan sinergi yang telah terjalin ini akan terus berlanjut untuk bisa menjawab tantangan pengembangan UKM menuju transformasi digital, yakni dengan mendorong UKM agar menjadi usaha formal.

“Dukungan perguruan tinggi dan juga Notaris dalam ekosistem digital UKM diharapkan bisa lebih bertumbuh kembang. Saat ini saja telah tumbuh pesat, mencapai lebih dari 19 persen populasi pelaku usaha atau setidaknya ada 12 juta UMKM. Untuk itu, transformasi digitalisasi UKM akan terus kita dorong. Pemerintah beserta semua pemangku kepentingan akan terus berkolaborasi demi target 30 juta UMKM pada tahun 2023. Diharapkan terdapat 500 ribu UMKM produk artisan onboarding digital setiap bulannya,” ujarnya.

Meskipun demikian, Menkop UKM berharap, transformasi digital UKM tak cukup hanya hadir semata dalam isu literasi digital, pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM), hingga peningkatan kapasitas produksi dan kualitas turut pula harus terus dikawal.

Rektor Universitas Padjdjaran Bandung, Prof Dr. Rina Indriastuti, SE., M.SIE
Rektor Universitas Padjdjaran Bandung, Prof Dr. Rina Indriastuti, SE., M.SIE

Rektor Universitas Padjdjaran, Bandung Prof Dr. Rina Indriastuti, SE., M.SIE, menegaskan menegaskan dirinya sangat sepakat bahwa transformsi teknologi bagi KUKM membuka berbagai peluang. Dan tentu saja pemanfaatan teknologi digital itu akan menjadi katalis baru dalam ekonomi digital dan ujungnya pada membuat kemajuan bagi KUKM. Teknologi dan data menurut Rektor Unpad diharapkan bisa menjadi kekuatan KUKM yang bisa mendatangkan value. Karena melalui transformasi teknologilah dari yang dulu konvensional berubah ke digitalisasi.

“Tentunya perguruan tinggi sangat bangga bisa mendukung upaya KUKM menuju transformasi digital. Dan peran Notaris pun sangat penting karena ikut terlibat dalam kebijakan digitalisasi, di masa yang akan datang akan banyak perubahan-perubahan lainnya dan sharing vision ini dapat memberikan pencerahan dan mendukung KUKM di era transformasi digital,” tuturnya.

Ketua Umum Ikano Unpad, Dr. Ranti Fauza Mayana, SH
Ketua Umum Ikano Unpad, Dr. Ranti Fauza Mayana, SH

Dr. Ranti Fauza Mayana, SH selaku Ketua Umum Ikatan Keluraga Alumni Notariat Universitas Padjdjaran (Ikano Unpad) menilai sharing vision oleh Menteri Koperasi dan UKM RI telah membuka mata kita semua mengenai potensi besar UKM di era transformasi digital yang dapat berfungsi sebagai tonggak perekonomian Indonesia yang perlu ditindaklanjuti dengan langkah-langkah strategis baik dari aspek hukum, aspek ekonomi maupun aspek lainnya melalui sinergi dan kolaburasi antara Pemerintah selaku State Holder dan Stake Holders yang perlu dimaknai secara luas tidak hanya para pelaku UKM namun mencakup juga segenap elemen profesi dan masyarakat.

Demikian pula halnya dengan peran Notaris dalam pemberdayaan UKM, menurut Ranti salah satunya melalui peningkatan keilmuan dan ketrampilan serta kompetensi dalam mengakomodir pelayanan terkait pendirian badan hukum serta badan usaha bagi para pelaku UKM yang didukung dengan proaktivitas dan progresivitas pengetahuan Notaris mengenai aspek terkait misalnya perizinan berdasarkan OSS – RBA (Online Single Submission – Risk Based Approach) serta pendaftaran dan lisensi merek atau merek kolektif oleh UKM sebagai komponen penting dalam kegiatan bisnis UKM yang tidak hanya berdimensi legal namun juga berdimensi ekonomi.

Ketua Umum Ikano Unpad ini berharap, sharing vision yang sangat luar biasa ini dapat di implementasikan sebagai media informasi, edukasi sekaligus penggugah bagi kita semua untuk tetap semangat, kreatif, inovatif, produktif, supportif dan partisipatif dalam upaya pemberdayaan UKM sebagai tonggak menuju kemandirian ekonomi Nasional.

Kepala Pusat Studi Cyber law dan Transformasi Digital Unpad, Dr. Tasya Syafiranita ,SH, MH
Kepala Pusat Studi Cyber law dan Transformasi Digital Unpad, Dr. Tasya Syafiranita ,SH, MH

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Studi Cyber law dan Transformasi Digital Unpad, Dr. Tasya Syafiranita ,SH, MH juga berharap kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi dunia pendidikan dalam kerangka berperan serta peningkatan wawasan sektor KUKM di seluruh Indonesia.

Foto bersama para tamu undangan dengan penyelenggara sharing vision
Foto bersama para tamu undangan dengan penyelenggara sharing vision

Sharing vision ini menurut Tasya merupakan salah upaya untuk membangun kembali pemahaman apa itu KUKM, dulu kita kenal KUKM itu dengan bergerak secara konvensional dan sekarang didorong bertransformasi ke digital. “Kita sudah di revolusi 4.0, tentunya akan ada banyak hal yang perubahan dan KUKM juga harus terus bergerak, mengikuti perkembangan teknologi digital,” imbuh Kepala Pusat Studi Cyber law dan Transformasi Digital Unpad ini. (PraM)

Releated Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *