Skip to content

KLB PP INI Riau Putuskan Bentuk Tim Ad Hoc

(Pekanbaru – Notarynews) Hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Rapat Pleno Pengurus Pusat Yang Diperluas (Pra Kongres yang di selenggarakan di Kota Pekanbaru, Riau pada Rabu (15/6) ditutup oleh Ketua Presidium Raden Sukoco SH (Ketua Pengurus Wilayah Kalimantan Selatan Ikatan Notaris Indonesia) pada pukul 15.00 Wib.

Presidium KLB yang beranggotakan 32 Ketua Pengwil se-Indonesia kalu ini tanpa di hadiri Ketua Pengwil Jawa Tengah. Adapun  agenda yang telah ditetapkan yaitu membahas perubahan Anggaran Dasar dan Kode Etik.

Ketua Bidang Organisasi PP INI Taufik, SH kepada Notarynews usai acara KLB menyampaikan penjelasan atas hasil keputusan KLB. Diungkapkan Taufik, hari ini KLB mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan pembahasan perubahan Anggaran Dasar dan Kode Etik, tapi selanjutnya¬† diputuskan dengan membentuk tim Adhoc yang terdiri dari perwakilan Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah mungkin juga ada sebagian dari Pengurus Daerah dan Dewan Kehormatan Pusat,” terang Taufik.

Taufik mengatakan Tim Adhoc akan bertugas untuk menggodok dan menyempurnakan draf perubahan AD dan Kode Etik yang ada saat ini agar lebih baik. “Setelah disempurnakan draf Anggaran Dasar (AD) maka tentunya akan diikuti dengan draf Anggaran Rumah Tangga (ART) tentunya, setelah rampung drafnya kemudian akan dibawa ke Kongres selanjutnya yg menurut rencana akan diselenggarakan pada akhir tahun ini,” imbuhnya.

Disinggung kapan akan dibentuknya tim Adhoc, Taufik menegaskan bahwa tim Adhoc akan segera dibentuk, dan selanjutnya PP akan segera rapat dengan DKP dan Pengwil-Pengwil. Untuk pembahasan, awalnya menentukan anggotanya tentunya agar tim dapat segera bekerja.

Terkait keputusan KLB, Taufik menilai keputusan ini adalah keputusan bersama yang berasal dari anggota yang hadir pada KLB jadi tidak masalah bagi PP. Dan menurut Taufik, keputusan ini adalah hasil yang terbaik yang berasal dari anggota, dan tidak masalah bagi PP. Dan jangan salah menafsirkan juga, bahwa PP memaksakan untuk menggolkan suatu agenda tertentu makanya draf perubahan AD ini sudah kita sampaikan pada RP3YD di Batu tahun lalu, sekalipun hal itu bukan kewajiban.

Releated Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *