(JAKARTA, NOTARYNEWS) Menjadi calon Notaris tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan kemampuan memahami hukum. Ketahanan fisik, kesehatan mental, serta kemampuan membangun relasi juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesi. Semangat inilah yang diusung Ikatan Mahasiswa Notariat (IMANO) Universitas Jayabaya melalui gelaran Notary Sport Day, 22 Agustus 2026, di Lapangan Universitas Jayabaya, Jakarta.

Mengusung semangat kebersamaan dan sportivitas, kegiatan olahraga yang digagas Kabinet Cakra Adiwangsa ini mempertemukan mahasiswa Magister Kenotariatan (MKn) lintas angkatan dengan jajaran dosen dalam kompetisi bulu tangkis. Sebanyak 14 tim atau 28 peserta turut ambil bagian dalam tunamen tersebut.
Ketua Pelaksana Notary Sport Day, Syawalludin, S.H., kepada Notarynews mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa aktivitas akademik mahasiswa MKn yang padat membutuhkan ruang penyegaran. Rutinitas perkuliahan, pendalaman teori hukum, hingga praktikum pembuatan akta sering kali menyita energi dan konsentrasi mahasiswa.
“Melalui Notary Sport Day, kami ingin menghadirkan wadah bagi mahasiswa untuk sejenak melepaskan kejenuhan, merenggangkan otot, sekaligus menyegarkan pikiran. Jangan sampai kesibukan akademik membuat kita melupakan pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Syawalludin.
Menurutnya, mahasiswa Magister Kenotariatan yang tengah mempersiapkan diri menjadi Notaris maupun PPAT perlu membangun keseimbangan antara kemampuan intelektual, kesehatan fisik, dan mental. Filosofi Mens Sana in Corpore Sano atau di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat menjadi semangat yang mendasari penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Namun, Notary Sport Day tidak sekadar menjadi ajang mencari keringat dan memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan untuk mempererat hubungan antarmahasiswa lintas angkatan dan dosen. Dalam dunia kenotariatan yang sangat mengandalkan kepercayaan serta hubungan profesional, jejaring dan rasa kekeluargaan menjadi modal sosial yang tidak kalah penting.
Syawalludin menegaskan olahraga juga mengajarkan nilai-nilai yang relevan dengan profesi Notaris, seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti di lapangan pertandingan, tetapi turut tumbuh menjadi karakter calon Notaris dalam menjalankan profesinya kelak.

Diungkapkan Syawalludin, turnamen bulu tangkis kali ini mempertandingkan dua kategori, yakni Ganda Putra dan Ganda Campuran. Persaingan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan keakraban.
Pada kategori Ganda Putra, pasangan Deky Jaka Pratama dan Rizki Maulana berhasil keluar sebagai Juara I. Sementara itu, gelar Juara I kategori Ganda Campuran diraih pasangan Putry Arisman dan Marwandi.
Bagi IMANO Universitas Jayabaya, keberhasilan kegiatan ini bukan semata-mata diukur dari siapa yang membawa pulang gelar juara. Lebih penting dari itu adalah terciptanya ruang kebersamaan, tumbuhnya semangat hidup sehat, serta semakin eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan Magister Kenotariatan.
“Seorang Notaris yang andal tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga ketahanan fisik dan mental yang seimbang,” tegas Syawalludin.
Panitia berharap Notary Sport Day dapat menjadi agenda rutin IMANO Universitas Jayabaya. Sebuah tradisi positif yang tidak hanya menghidupkan budaya olahraga di lingkungan kampus, tetapi juga membentuk calon-calon Notaris yang sehat, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, dan memiliki semangat kebersamaan.
Sebab, mempersiapkan diri menjadi Notaris bukan hanya tentang bagaimana menguasai hukum dan membuat akta, melainkan juga bagaimana membangun pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan profesi. (Tedy Oktavin)