(Notarynews – Karanganyar) Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Notaris Indonesia (HUT INI ) Ke 117 dengan tasyakuran sederhana, merupakan bentuk keprihatinan di masa organisasi yang saat ini sedang tidak baik-baik saja. Peringatan HUT INI Ke 117 di Jawa Tengah semestinya bisa difokuskan pada makna sebenarnya dari HUT, seperti refleksi atas perjalanan waktu, rasa syukur atas pencapaian, dan semangat untuk masa depan yang lebih baik.
Dengan demikian, peringatan HUT dalam kesederhanaan dapat menjadi pilihan yang bijaksana dan bermakna, dengan tetap menjaga esensi perayaan dan memberikan dampak positif bagi anggota Ikatan Notaris Indonesia.

Dualisme kepengurusan organisasi pada peringatan HUT INI Ke 117 setidaknya menjadi catatan penting ataupun refleksi bagi Ikatan Notaris Indonesia agar dikemudian hari tidak ada dualisme kepengurusan dan tetap merupakan wadah tunggal.
Yaa, pada Peringatan HUT INI Ke 117 Pengurus Wilayah Jawa Tengah Ikatan Notaris Indonesia yang memang ada dua kepengurusan dan untuk tahun 2025 di adakan di daerah yang sama tapi dengan dua lokasi berbeda hanya saja berdekatan tepatnya di daerah sekitar kawasan wisata Kemuning, yang terletak di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Pengwil Jateng INI, dibawah kepemimpinan Hj. Herlina, SH, MH melaksanakan peringatan HUT INI Ke 117 di Villa Pribadinya di Desa Gumeng, Kecamatan Jinawi, Kabupaten Karanganyar. Sedangkan, Pengwil Jateng INI dibawah kepemimpinan Al Halim, SH, MH, MKn melaksanakan peringatan HUT INI Ke 117 di Bukit Perkemahan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kemuning.

Dr. Supriyadi, SH, MKn selaku Ketua Panitia Pengwil Jateng INI dibawah kepemimpinan Ketua Pengwil Hj. Herlina, SH, MH, dalam sambutannya pada puncak peringatan HUT INI Ke 117 di Desa Gumeng, Kecamatan Jinawi, Karanganyar kali ini menegaskan bahwa dirinya merasa senang bahwa rekan-rekan bisa hadir di acara ini ditempat yang cukup jauh dari pusat ibukota Jawa Tengah.
“Saya bangga sekaligus bahagia teman-teman bisa hadir disini dalam suasana yang tak resmi ini. Terimakasih atas bantuan teman-teman panitia sehingga terselenggaranya acara peringatan HUT INI Ke 117,” ujar pria yang akrab disapa Mas Prie ini.

“Semua anggota Ikatan Notaris Indonesia berhak bahagia dan merasa istimewa di hari ulang Ikatan Notaris Indonesia Ke 117. Peringatan ini juga mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas setiap pencapaian. Karena ini tasyakuran, yaa kita buat enjoy saja dan jangan berpikir politis,” ujar Supriyadi.

Selanjutnya, Ketua Pengwil Jateng INI, Hj. Herlina, SH, MH dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dalam berorganisasi. “Jateng solid dan selalu bersama “Satukan Hati Untuk Kejayaan Ikatan Notaris Indonesia sebagai harapan Pengwil Jateng INI bagi perkumpulan,” tegas Herlina.
“Alhamdulilah Saya bersyukur atas kehadiran ataupun keterlibatan teman-teman panitia semua pengurus sehingga acara ini bisa terlaksana, sekaligus Saya meminta maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan ataupun penyelenggaraan acara ini,” imbuh Herlina singkat.

Ketua Umum PP INI, Tri Firdaus Akbarsyah, SH, MH dalam sambutannya Introspeksi diri kita yg menjadi bagian dari Ikatan Notaris Indonesia
“Saya sangat surprise karena Pengwil Jateng INI selalu saja ada kegiatan yang pasti selalu Saya sempat untuk bisa hadir disini,” ujar Tri Firdaus penuh semangat.

“Kita berharap perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia akan mendapatkan kepastian hukum yang jelas segera terwujud dengan adanya keputusan Mahkamah Agung dan juga dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” terang Tri Firdaus.

Lebih lanjut Tri Firdaus menegaskan bahwasannya sebagai orang hukum yang mengerti hukum tentunya harus taat hukum serta menghormati hukum yang ada, dan kita sedang mengajukan Kasasi di Mahkamah Agung dan juga PTUN. Jadi, kita tunggu saja hasilnya, apapun itu harus kita hormati bersama-sama.

“Dalam sebuah organisasi atau perkumpulan, AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) merupakan pedoman utama yang sangat penting. AD/ART berfungsi sebagai aturan dasar yang mengatur seluruh aspek organisasi, termasuk struktur, tata cara kerja, hak dan kewajiban anggota, serta mekanisme pengambilan keputusan,” tegas Tri Firdaus.
Dengan demikian, lanjut Tri Firdaus AD/ART bukan hanya sekadar dokumen, tetapi merupakan fondasi yang kokoh bagi keberlangsungan dan kesuksesan sebuah organisasi dan tidak boleh lepas dari AD ART, apalagi sampai melanggar aturan-aturan yang ada.

Tri Firdaus juga menegaskan sejauh ini Ikatan Notaris Indonesia dibawah kepemimpinannya masih menjadi bagian dari UINL dan eksistensinya masih diakui sebagai anggota International Union of Notaries (UINL).

“Dalam waktu dekat, masih dalam rangka memperingati rangkaian HUT INI Ke 117, PP INI akan menyelenggarakan Webinar internasional yang akan diikuti oleh para Notaris dari Usbekistan, Kazakstan, Vietnam dan beberapa negara lainya. Ini membuktikan bahwa eksistensi kita masih diakui dunia, ” imbuh Tri Firdaus. (Pramono)